HOME

SELAMAT DATANG DI DESA MANALU.

Kamis, 12 Juli 2018

Musrenbang Desa Manalu


Salah satu tahapan pembangunan perencanaan pembangunan yang mestinya dilakukan adalah Musrenbang Desa, (Musyawarah Rencana Pembangunan Desa), pada hari Kamis, 12 Juli 2018  telah dilakukan di Desa Manalu Kecamatan Pakkat, Kab. Humbang Hasundutan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh jajaran dari pemerintah kecamatan Pakkat. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir perwakilan dari pihak Dinas Pertanian atau PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) Kibar Manalu dan juga masyarakat desa manalu kurang lebih sekitar 180 orang. Tak luput juga Kepala Desa, Hasiholan Manalu serta Jajaranya dan juga BPD serta Jajaranya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Manalu H Manalu, berharap agar perencanaan pembangunan yang bersumber dari ADD itu, dimanfaatkan dengan tepat guna. Ia berharap dengan terlaksananya musrenbang ini, tak ada lagi sungut-sungut diantara
masyarakat. Dan pada tahapan pembangunan dan pengalokasian dana sebelumnya, ia berharap seluruh masyarakat betul-betul menikmati serta menjaga.
“Saya kira semua masyarkat Desa Manalu sudah menikmati pembangunan yang diberikan pemerintah melalui Dana Desa kita kan!” seru kepala desa kepada masyarakat yang hadir dari setiap Dusun di desa manalu tersebut.
Dan ia juga berharap agar yang akan direncanakan untuk tahapan berikutnya, berjalan dengan baik tidak ada kendala pembebasan lahan. Seperti pada sebelumnya, masyarakat dusun II Huta Ginjang, yang mengusulkan agar dibangun Jalan Usaha Tani dari pemukiman masyarakat Huta Ginjang ke areal perkebunan masyarakat , yaitu Ladang Silakkobuk dan Pesawahan di Dusun Huta Ginjang. Namun hal itu tidak terealisasi karena pembebasan lahan dari masyarakat tidak ada. Namun terungkap dalam musrenbang tersebut, bahwa perangkat desa atau Kepala Dusun lah yang tidak serius dalam penanganan tersebut. Terungkap juga dari salah satu masyarakat yang menyuarakan dalam Musrenbang tersebut, bahwa tidak pernah pendekatan kepada yang bersangkutan (pemilik lahan red) untuk meminta pembebasan lahan. Tau-taunya usulan pembukaan jalan usaha tani antara Huta Ginjang dengan Silakkobuk dihapus dari perencanaan pembangunan Desa.
“Itu sangat penting, ladang itu sekarang tertidur karena akses jalan tidak baik, maka kami mohon agar pembukaan jalan usaha tani ke Silakkobuk harus kita realisasikan” pinta seorang masyarakat yang berasal dari Dusun Huta Ginjang.
Maka dalam kesempatan itu juga, kepala desa menghimbau kepada seluruh masyarkat, agar sudi kiranya menghibahkan tanah untuk kepentingan umum. Karena dengan terbangunya jalan usaha tani, maka pengelolaan lahan tidur pun jadi bisa diusahai dengan baik.
Selain dusun Huta Ginjang, dusun IV Pasarambasang – Huta Pinang pun, mengusulkan pembukaan jalan yang menuju Dusun Martonabala.
Dari Dusun Pulogiring mengusulkan Poskesdes, karena pelayanan dari Dusun Huta Ginjang ke Pulogiring sangat jauh, sehingga masyarkat agak kesusahan dengan layanan kesehatan. Dalam hal tersebut, kepala desa menghimbau, bahwa Dana Desa sangat minim untuk hal itu. Maka dalam musrenbang di kecamatan akan menyampaikan usulan tersebut.
“nanti kita usulkan pada musrenbang kecamatan, agar usulan itu kita sampaikan, karena yang lebih prioritas kita adalah akses infrastruktur jalan terselih jalan usaha tani, agar saatnya kita gerakkan BUMDes, petani bisa dengan semangat bekerja sama”
Dalam kesempatan itu juga, ada usulan dari salah satu perangkat desa yang mengusulkan agar pelatihan perangkat desa di adakan di Desa atau di Kecamatan. Karena selama ini, perangkat desa kurang memahami kinerja mereka sebagai perangkat desa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar